Gosok Gigi Kebiasan yang Harus Dibiasakan

Share on FacebookShare on Google+Pin on PinterestTweet about this on TwitterEmail this to someone
Gosok Gigi Kebiasan yang Harus Dibiasakan

Gosok Gigi Kebiasan yang Harus Dibiasakan

Gosok gigi pada anak memang harus dibiasakan. Anda sudah seringkan melihat anak kecil yang giginya gigis? Tidak inginkan jika buah hati anda melangalami kondisi gigi yang seperti itu? Hal ini harus dihindari dengan kebiasaan yang baik. Kebiasaan baik itu adalah menanamkan sikat gigi sejak kecil. Ini pengalaman saya sendiri, saya telah membiasakan sikat gigi pada anak saya sejak giginya tumbuh yaitu sekitar usia satu tahun. Pertumbuhan gigi anak saya memang lambat karena beberapa factor. Pertumbuhan anak memanglah tidak sama.

Sejak usia satu tahun saya membiasakan anak saya untuk gosok gigi sebelum tidur. Jadi misalnya si kecil ketiduran sebelum sikat gigi maka saya akan memnanguknnya. Dan kebiasaan ini terus berlangsung sampai sekarang usianya tiga tahun. Jadi sudah biasa jika anak saya gosok gigi sambil gendong dengan mata terpejam. Ini tidak menjadi masalah. Hasilnya diusia ini ketika teman-temannya mengeluh sakit gigi dan gigi berlubang, Alhamdulillah ia tidak pernah merasakkannya. Permen, coklat dan es krim tdak menjadi masalah asalkan sebelum tidur harus gosok gigi.

Kebiasaanj seperti ini tidak hanya berjalan satu arah. Untuk membuat kegiatan gosok gigi menjadi hal yang menyenangkan maka anda harus menciptakannya. Simak cara-cara berikut ini:

  1. Pilih sikat gigi karakter

Pilih sikat gigi karakter yang disukai buah hati anda. Ajak anak untuk membeli sikat gigi sesuai dengan bentuk yang ia inginkan. Sehingga ia akan merasa nyaman karena sikat giginya menyenangkan.

  1. Beri contoh

Untuk membiasakan gosok gigi jangan hanya menyuruh saja namun harus disertai dengan contoh. Ketika menyuruh anak anda untuk gosok gigi maka anda juga harus gosok gigi. Karena hal ini akan memberikan pemahaman pada anak bahwa gosok gigi memang sesuatu yang harus dilakukan.

  1. Bercanda saat gogok gigi

Jadikan moment gosok gigi adalah moment unuk bercanda. Anda bisa membuat kegiatan gosok gigi menjadi moment yang menyenangkan. Misalnya dengan mengajaknya balapan untuk gosok gigi. Maka anak akan terpacu untuk melakukan yang terbaik. Bermian busa pasta gigi, melakuakn tos sikat gigi ketika gosok gigi dan menyemburkan air pada saat berkumur. Catatnya adalah anda juga melakukan yang sama. Hal ini terlihat sepele namun bagi anak ini merupakah moment yang sepesial. Bahwa pendidikan bisa dilakukan dengan cara apapun.

  1. Pemaham akan dampak

Anda telah membiasakan gosok gigi pada anak tentu saja harus dengan alasan yang jelas. Namanya anak-anak tentu saja moodnya tidak stabil dan ketika moodnya sedang tidak baik maka anda bisa memberikan pemahaman dampak yang ditimbulkan ketika tidak melakukan sikat gigi. Beri contoh nyata misalnya dengan menunjukkan gig yang berlubang, anak yang menagis ketika giginya sakit dll. Hak ini tentu akan memotivasi anak untuk rajin gosok gigi

  1. Sabar

Cara yang terakhir untuk membiasakan anak gosok gigi adalah dengan sabar. Penanaman kebiasaan ini memang membutuhkan proses dan kesabaran. Sabar berarti konsisten terus walau cobahan menghadang. Cobaan yang biasanya terjadi adalah malas. Missal habis jalan-jalan, pulang sudah malam dan anak dalam kondisi tidur serta anda dalam kelelahan. Maka sering kali malas hadir dalam situasi ini. Namun anda harus ingat akan dampak yang ditimbulkan ketika sakit gigi menyerang. Hemm menyeramkan kan!

Demikaian kebiasaan baik ini harus ditanamkan. Happy gigi sehat untuk anda sekeluarga.

 

Share on FacebookShare on Google+Pin on PinterestTweet about this on TwitterEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>