Mainan yang Tetep Eksis

Share on FacebookShare on Google+Pin on PinterestTweet about this on TwitterEmail this to someone

Mainan adalah bagian dari perjalanan hidup. Mainan tidak lepas dari sejarah kehidupan manusia. Mainan untuk anak-anak sekarang ini telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Mulai dari yang manual sampai yang tercanggih. Bahkan sekarang sudah ada mainan dengan menggunakan Kinect sensor yang membaca gerak tubuh untuk bermain. Waw luar biasa! Di jaman seperti sekarang ini banyak anak-anak yang memilih memainkan berbagai mainan canggihnya dari smart phone dan ipad. Namun sampai saat ini ada beberapa mainan yang walaupun jaman berubah tapi tetap dimainkan.

Ular Tangga
ular tangga
Mainan yang sangat simpel dan menyenangkan. Tujuannya adalah jalanin koin/pion pemain dari kotak nomer 1 sampe ke kotak nomer 100. Kalo ketemu tangga, pemain bisa langsung skip ke kotak ujung tangganya. Tapi kalau pemain kena kepala ular, berarti pemain harus turun ke kotak ekor ular. Simpel kan? Tapi pas dimainin sih seru, soalnya bisa aja temen kamu udah unggul jauh, tiba-tiba kena ular gede dan mundur jauh, sementara kamu ngebut karena dapat tangga terus.

Congklak

congklak

Inti dari permainan ini adalah mindahin butir-butirnya ke lubang yang ada di samping itu. Pemainnya bersaing untuk mendapatkan butir sebanyak-banyaknya dan yang terbanyak akan menang. Setiap lubang, kecuali dua yang di samping bakal diisi 7 butir, terus mulai giliran pemain dengan milih lobang mana yang mau  di kosongin, dengan mengambil semua isinya dan masukin ke lubang-lubang sebelahnya satu persatu sesuai dengan arah jarum jam. Kalo berenti di lubang yg kosong, giliran pemain berenti. Kalo ada isinya, lanjut lagi dengan ngambil semua butir di lobang itu. Permainan ini menguji kesabaran dan mendapatkan peluang.

MASAK-MASAKAN
masak
Permainan yang tidak asing lagi di telinga kita ini pada zaman dahulu sering dimainkan dengan api. Biasanya menggunakan kaleng bekas susu untuk menanak nasi. Permainan ini sangat menyenangkan namun sayang sekarang sudah tergeser dengan kemajuan teknologi. Dan semuanya sekarang digantikan oleh barang hasil pabrik yang terbuat dari plastik. Sebenarnya jika mengguanakan mainan dari barang-barang bekas, kan kita sudah ikut partisipasi dalam go green.

INGKLING
ingkling
“Melompat dengan satu kaki”. Hal inilah yang identik pada permainan ingkling. Dalam permainan ini digambar 10 buah kotak yang akan dilewati pemain dengan menggunakan satu kaki. Jika menginjak garis maka dinyatakan “dis” dan harus diulangi dari awal. Permainan yang mengedepankan keseimbangan gerak tubuh.

BETENGAN
betengan
Terdiri dari dua kelompok pemain yang saling mempertahankan daerahnya masing-masing atau bisa disebut dengan markas. Harus ada orang yang menjaga markas ini dari serangan lawan. Apabila markas sampai didatangi lawan maka pemain tersebut kalah alias terkena beteng. Sambil menjaga markasnya pemain yang lain berusaha untuk membobol markas lawan. Sungguh Permainan yang menyehatkan. Bermain dan berolahraga.

GATHENG
gathengan
Permainan yan sering dimainkan anak perempuan ini cara bermainnya menggunakan batu kecil yang berukuran sedang yang berjumlah 5 biji. Satu batu dilemparkan ke atas dan sisanya dilempar ke bawah. Hal ini dilakukan bersamaan dan diulang kembali. Apabila ada batu yang jatuh maka dia dianggap gagal. Stay focus!

Tidak benar jika permainan seperti ini dianggap sebagai permaianan kuno yang harus dilupakan. Permaianan seperti ini mengajarkan hidup itu adalah kebersamaan. Dan jika dibandingkan dengan permaianan teknologi super canggih seperti sekangan ini, hanya akan mengajarkan anak tentang individualisme.

Share on FacebookShare on Google+Pin on PinterestTweet about this on TwitterEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>