Teknologi Ciptaan Jepang Bisa Baca Pikiran

Share on FacebookShare on Google+Pin on PinterestTweet about this on TwitterEmail this to someone
Teknologi Ciptaan Jepang Bisa Baca Pikiran

Teknologi Ciptaan Jepang Bisa Baca Pikiran

Kita tahu bahwa pikiran seseorang dapat terbaca oleh orang lain itu hanya di sinetron atau film-film saja. Di dunia nyata hanya kita yang mengetahui pikiran kita tanpa ada satupun orang lain yang mengetahui meskipun orang lain berada lima senti di sebelah kita. Namun, bagaimana dengan kabar bahwa akan ada teknologi yang bisa baca pikiran kita?? Ya, semakin berkembangnya teknologi akan semakin sering ditemukan teknologi-teknologi canggih di muka bumi ini. Kebayang dong, gimana nantinya jika kita sedang memikirkan seseorang dan dia mengetahuinya, bisa malu banget nih,. Akan tetapi, teknologi ini termasuk teknologi yang sangat canggih karena sekarang ini sudah bisa menciptakan teknologi pembaca pikiran.

            Tim peneliti Universitas ternama, Kyoto Univesity di Jepang telah berhasil membuat program server yang mereka beri nama BioRxiv (bio-archive). Teknologi tersebut mengkaitkan bagian jaringan terdalam saraf otak untuk menghasilkan struktur diagram gambar. Dalam struktur gambar sistem BioRxiv, terdapat kemampuan untuk menghasilkan lapisan bentuk dan juga warna berdasarkan akivitas dalam otak kita. Sistem komputer yang mereka ciptakan dapat menghasilkan gambaran tentang apa yang dipikirkan dalam otak kita. Untuk menciptakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence(AI)), tim peneliti mulanya mengadaptasi dari mesin scan MRI (Magnetic Resonance Imaging)

            Pada awalnya tim peneiti membaca gambar biner dengan mengubahnya menjadi warna hitam dan putih serta menganalisis bentuk. Akan tetapi, karena tujuannya untuk mendeteksi gambaran dalam otak para tim peneliti ditantang untuk menghasilkan system yang lebih canggih dalam mengolah gambar. Sehingga ciptaan mereka tidak hanya menghasilkan warna hitam dan putih saja, akan tetapi juga perlu mengadaptasi banyaknya struktur dalam gambar. Mulai dari banyaknya warna hingga bentuk, semuanya menjadi penting untuk disertakan dalam sistem teknologi BioRxiv. Kini, tim peneliti sedang mempelajari metode untuk merekonstruksi atau mengkreasikan ulang gambaran dari apa yang seseorang lihat. Diambil dari Liputan6.com “Kita tengah mempelajari metode untuk merekonstruksi atau mengkreasikan ulang gambaran dari apa yang seseorang lihat, melalui aktivitas otak” ungkap Yukiyasu Kamitani, salah satu tim peneliti Kyoto University

            Tentunya suatu karya pasti diuji dahulu, seperti halnya teknologi ini. Para peneliti memerlukan sepuluh bulan untuk menguji tenologi mereka. Ada tiga hal yang mereka tes meliputi gambar alami seperti foto, bentuk-bentuk geometri serta huruf alphabet. Hasilnya, beberapa diantaranya hampir mendekati dengan gambar asli dan untuk huruf alphabet sistem kecerdasan tersebut mampu mengidenifikasi abjad dengan benar. Sedangkan untuk merekonstruksi gambaran yang dihasilkan dari ingatan otak, system teknologi Al BioRxiv, masih mengalami kesulitan. Sebab, ingatan seseorang dan gambar hasil foto merupakan hal yang sedikit berbeda. Meskipun begitu teknologi tersebut sudah sangat canggih. Teknologi tersebut diharapkan dapat berguna membantu halusinasi para pasien psikiatri.

Share on FacebookShare on Google+Pin on PinterestTweet about this on TwitterEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>